Dari Dongeng ke Makna: Catatan Sunyi di Hari Kelima KBMN
Resume Hari kelima KBMN PGRI Gelombang 34 Kegiatan KBMN ini kembali menjadi ruang belajar yang tidak sekadar lewat, tetapi menetap diam-diam di hati. Rabu, 29 April 2026, saya hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai pembelajar yang sedang mencari jalan pulang. Pulang pada mimpi lama: menulis dengan makna. Tema “Membuat Dongeng dan Cerita Anak” terasa sederhana di permukaan, namun dalam di kedalaman. Bersama Ibu Helwiyah sebagai narasumber dan Ibu Dyah Kusumaningrum sebagai moderator, suasana belajar mengalir hangat. Tidak menggurui, tapi mengajak. Tidak menekan, tapi menumbuhkan. Saya diajak kembali memahami bahwa dongeng adalah dunia imajinasi yang liar namun terarah, Sementara cerita anak bisa jadi cermin kehidupan sehari-hari yang dekat dengan napas anak-anak. Keduanya berbeda jalan, tetapi bertemu pada satu tujuan yakni menyampaikan pesan moral dengan cara yang lembut dan membekas. Di titik ini, saya seperti diingatkan kembali tentang peran kecil yang ser...