Akhir Tahun Yang Berbeda
Akhir tahun 2025 kembali menjadi waktu berkumpul bagi keluarga besar kami. Sebuah rutinitas yang selalu dinanti, tempat tawa, cerita lama, dan pelukan hangat saling bertemu. Namun, kali ini terasa berbeda. Ada ruang kosong yang tak bisa diisi oleh apa pun.
Kami berkumpul di Cibinong, di rumah Rafari dan Gama Keponakan-keponakanku. Bukan di tempat yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Bukan pula dengan susunan keluarga yang lengkap. Oming tak lagi duduk di sisi kami. Sosok yang biasanya menjadi pusat kehangatan itu kini hanya hadir dalam kenangan. Sementara Daeng aji, orang yang selama ini menjadi sandaran kami, harus terbaring di salah satu rumah sakit terbaik di Kota Cibinong.
Dengan kendaraan listrik mungil, kami melaju dari hiruk-pikuk kota metropolitan menuju Cibinong. Sepanjang perjalanan, jalanan ramai oleh semangat akhir tahun. Kendaraan berlalu-lalang menuju Puncak Bogor, membawa harapan, liburan, dan kebahagiaan masing-masing. Di balik keramaian itu, hati kami melaju dengan perasaan yang lebih pelan, penuh doa dan harap.
Di perumahan Rafari dan Gama, kolam renang menjadi salah satu tempat hiburan kecil kami. Tawa anak-anak, cipratan air, dan canda sederhana menjadi obat lelah yang manis. Namun sejatinya, tujuan utama perjalanan ini bukanlah liburan. Bukan pula fasilitas atau suasana. Tujuan kami adalah kebersamaan agar Daeng Aji tahu bahwa ia tidak sendiri. Bahwa kehadiran kami adalah energi, adalah doa yang berjalan, agar semangatnya bangkit dan kesehatannya pulih, kembali seperti sedia kala.
Sejak kepergian Oming, Daeng Aji lah yang berdiri paling depan menjaga kami. Ia menjadi orang tua kami, menggantikan peran Abah sejak Abah pergi saat aku baru berusia dua belas tahun. Cintanya tak banyak kata, tapi nyata dalam setiap langkah dan pengorbanan.
Malam Kamis, 1 Januari 2026, kami harus kembali ke rumah masing-masing. Rutinitas penyangga hidup memanggil, roda kehidupan harus kembali berputar. Kami pulang dengan hati yang berat, namun penuh harap.
Selamat datang, Tahun Baru 2026.
Semoga engkau membawa kesehatan, kebahagiaan, dan keselamatan untukku, untuk keluargaku, dan untuk orang-orang yang kucintai.
keren
BalasHapusTerima kasih bunda dayang
Hapus